Keterangan Supardjo
Di buku dalih pembunuhan massal, dibagian keterangan Supardjo diungkapkan bahwa pengorganisasian yang dilakukan Syam waktu itu sangat gegabah dan carut marut, jangankan plan b, plan a saja tidak jelas runutan strategi nya. Tidak ada suplay senjata dan makanan yang cukup, dan tidak ada komunikasi yang jelas antara kelompok satu dan yang lain.
Ketika para jendral berhasil diculik, tidak ada yang tahu pasti apa langkah selanjutnya yang harus diambil. Terjadi kebingungan, ada jendral yang ditembak ditempat (mungkin karena panik), ada yang lolos (Nasution), bahkan ada kelompok yang salah culik orang. Dan hal hal konyol lain yang harusnya tidak terjadi jika dipersiapkan dengan matang.
Terlepas dari perdebatan sengaja/tidaknya Syam melakukan hal tersebut, saya sangat jengkel dengan kepercayaan dirinya yang diluar nalar, pengorganisasian yang sangat buruk dan seperti kita tahu bersama, kesalahan fatal nya menjadi awal mula pembantaian yang sangat mengerikan terjadi.
